Rahasia Cara Menikmati Hidup

Dimakan siang hari ini ada perbincangan menarik, berawal silahturahim dari sma n 1 patikraja, ketemu sama guru sma saya dulu saat saya sekolah di sma wangon, senang sekali rasanya bisa bertemu dan berbincang dengan beliau, Pak Apik Wibowo namanya, Walau hanya sekejap namun Penuh makna. Silahturahimnya lebih pada ke urusan bisnis. Usai bertemu dengan beliau kami bertiga saya, ma's Bay dan Udy pamit dan jalan menggunakan mobil dinas, dengan driver bernama pak ir panggilannya, dan seperti biasanya, kita pasti kebingungaan untuk memutuskan makan siang dimana. Akhirnya dengn sedikit senda gurau berempat didalam mobil, kami memutuskan untuk makan dirumah makan padang.



Sesaampainya dirumah makan padaang, saya yang ngebet banget Pengen pake lauk Otak ternyata harus kecewa Berat karena otaknya sedang kosong. :( yah, akhirnya memilih menu lauk cincang. Sembari makan bersama saya, ma's bay, udy dan pak Ir. Kami pun berbincang dan berdiskusi. Yang paling seru adalah ketika mendiskusilkan pengalaman kerja masing-masing, kebetulan yang masij minim jaam terbang adalah saya, karena saya yang paling muda Disitu. :)

Ma's bay bercerita tentang pengalamannya pernah bekerja di pt mayora yang boleh dikatakan perusahaan bagus secara market dan finansialnya, dia mengatakan kalau saja saya tidak memilih keluar dari perusahaan tersebut pasti dia sudah menjadi supervisor dan mendapat Gaji yang lebih besar daripada saat ini,, Lha Wong pas maasih di staff saja gajinya THP hampir menyentuh 2 digit.

Lain cerita lagi dengan udy, dia ditempat kerja sebelumnya menjadi HRD di PT sidomuncul. Klo menurut dia pekerjaan sangat menyenangkan, memantau kinerjja dan kedisiplinan karyawan, mengelola gajian dan menjadi tim juga kalau ada kasus untuk karyawan yang melakukan tindakan indisipliner.

Dari kedua pengalaman kawan saya tersebut secara garis besar hal tersebut bisa menjadi gambaran bagi saya, bahwa dimanapun saat kita bekerja dan mengemban Amanah hal yang paling utama adalah menjaga Amanah tersebut dan menjalankannya dengan profesional. Dari perbincangan tersebut tidak ada terbesit pun dari kedua kawan saya merasa menyesal, karena dengan begitu meraka lebih bisa bagaimana bersyukur dan selalu bersahaja menjalani hidup. Sebuah pilihan dari satu tempat ketempat lain untuk mencari rezeki dijalan Allah SWT.

Tabiat. Seorang manusia ketika ia sudah dalam Kondisi dan lingkungan yang nyaman Maka segala bentuk mulai dari kepekaan sosial, empati dan rasa bersyukur sedikit demi sedikit akan terkikis seiring dengan berjalannya waktu yang ia lakukan dalam zona itu. Pernah saya dapat sebua nasehat, "Anak muda itu harus ditekan dan siap menerima tekanan, karena dengan tekanan itulah anak muda akan dapat melompat lebih tinggi". Artinya apa? Ketika kita sebagai manusia yang masih mampu untuk bekerja keras dan cerdas, dengan diberikan tekanan (Amanah, tantangan, posisi dsb) Maka tingkat level hidupnya akan melesat tajam (pengalaman, intuisinya, mentalnya, ilmunya dll). Dengan itu semua, Maka kepekaan sosial, rasa empati dan rasa bersyukur setiap hari akan tetap konsisten (istiqomah) dan tidak akan terkikis dalam zona nyaman.

Jalani hidup ini dengan selalu tersenyumlah kawan, karena dengan begitu hidup yang engkau Jalani akan terasa ringan dan mudah.. :)

Purwokerto 18-02-2015

0 Response to "Rahasia Cara Menikmati Hidup"

Post a Comment