Puisi "Untuk Putraku - Arkananta Khariz Abbas"


Aku menyaksikan dia datang kedunia baru baginya
Seketika itu juga hidupku sudah usang, tumbuh subur kembali layaknya pohon padi menghijau
Saat memandangnya bagaikan pagi hari sejuk ditengah pematangan sawah

Aku mendengar suaranya yang merdu untuk pertama kali dalam hidupnya

Aku menangis tiba-tiba tanpa aba-aba, mengalir bahagia bagaikan duduk dihamparan rumput hijau disore hari
Lekuk wajahnya menggambarkan perjuangan besar dalam menantang dunia barunya

Aku memeluknya dan kudendangkan panggilan suara tuhan disamping telinganya
Dia memandangiku dengan sedikit kedipan, sedikit memejamkan mata
Kubawa dia dan kutatap bola matanya yang masih malu-malu dengan cahaya dunia

Aku tunjukkan dia pertama kali pada hamparan langit luas yang biru dan indah
Dia tertegun seolah memandangi wajahku, ku katakan padanya
Selamat datang dialam fana yang nyata

Aku berjanji akan menjagamu hingga kau bisa menaklukan semua tantangan dalam hidupmu (Putraku)

0 Response to "Puisi "Untuk Putraku - Arkananta Khariz Abbas""

Post a Comment